Kering kontang tanah merkah
Langit mendung awan gelap menudung
Makhluk berbagai berasak bergegas lindung
Ramai ternganga menadah tuah
Bila gersang akan sudah
Suara bicara tanpa suara
Hilang bijaksana
Telinga terbuka tanpa dengar
Mata terbuka besar
Berlegar putar
Tapi tidak terlihat apa berada di sekitar
Hidung menghidu namun kau tidak terbau
Sudah bercampur aduk setiap kejadian
Walaupun kau sibuk berpidato
Tiada yang faham bicara
Kepala berputar tiada bijaksana
Aku bingung hala tuju
Walaupun kata2 mu beribu- ribu
Himpunan tetap keliru
Haru biru
Bicara tidak di jawab
Wallah hu alam bisawab
Aku mencari pada angin
Supaya meniup awam hitam
Menghilang kan kabus gelita
Menunggu terang memancar cahaya
Teduhan hijau hijauan kembali segar
Mentari menyinari dan pancuran air mensuci
Bumi ini
Mendingin kan kehangatan
Gempitan ketenangan
Menyejuk hati dan jiwa dengan keamanan
Akan beredar membawa perubahan
Aku bermohon pancaindera menyelaraskan bijaksana
Seirama dan senada membawa pergerakan.
FBSHApost@28 Ogos 2015